FAQ - Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Cari Jawaban yang Anda Butuhkan

Tips: Gunakan kata kunci spesifik seperti "SIO", "perpanjangan", "syarat"

Bagaimana memastikan keberlanjutan budaya safety di perusahaan?

Terverifikasi FAQ
Novitasari

Customer Support Specialist

  • Updated
4799 views

Jawaban Lengkap

Keberlanjutan budaya safety tercapai dengan:

  1. Dukungan terus-menerus dari manajemen atas.
  2. Pengakuan dan penghargaan bagi perilaku safe.
  3. Komunikasi terbuka untuk laporan near-miss.
  4. Evaluasi dan update program K3 setiap tahun.

Indikator: Peningkatan skor budaya keselamatan +10 poin SCORE™ per siklus.

Apakah Artikel Ini Membantu?

Bantu kami meningkatkan kualitas konten dengan memberi feedback

88%
Terbantu
182
Total Vote

Pertanyaan Terkait Lainnya

Mungkin pertanyaan ini juga bisa membantu Anda

Persyaratan membuat SIO Crane Kelas 3 meliputi beberapa dokumen dan kriteria. Pertama, Anda harus memiliki KTP yang masih berlaku. Kedua, Anda perlu mengikuti pelatihan operator crane kelas 3 yang disertifikasi oleh Disnaker dan lulus ujian kompetensi.

Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan pas foto berwarna terbaru, surat keterangan sehat dari dokter, dan surat pengalaman kerja (jika ada). Semua dokumen ini harus diserahkan ke Disnaker saat mengajukan permohonan SIO.

Jika Anda merasa kesulitan memenuhi persyaratan ini, katigaku.com siap membantu. Kami menyediakan konsultasi gratis dan bantuan pengurusan dokumen untuk memastikan bahwa Anda dapat mendapatkan SIO Crane Kelas 3 dengan mudah dan cepat.

Pengurusan Surat Izin Alat (SIA) wajib dilakukan untuk alat-alat berisiko tinggi seperti crane, lift, forklift, dan bejana tekan. Dokumen yang dibutuhkan antara lain:

  • Sertifikat laik hasil Riksa Uji
  • Foto alat dan label identitas teknis
  • SK penanggung jawab teknis alat
  • Manual dan SOP penggunaan

Kelengkapan dokumen ini mempercepat proses penerbitan dan menghindari penolakan dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Indikator meliputi:

  1. TRIR (Total Recordable Incident Rate).
  2. Lost Time Injury Rate (LTIR).
  3. Persentase penyelesaian rekomendasi audit.
  4. Skor survei budaya keselamatan.

Actionable: Lakukan benchmarking industri dan target continuous improvement ≥10% per tahun.

Untuk perusahaan dengan risiko tinggi, seperti migas, konstruksi, atau manufaktur berat, dokumen wajib K3 meliputi:

  • Dokumen SMK3 sesuai PP 50 Tahun 2012
  • HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control)
  • Izin kerja khusus (Hot Work Permit, Confined Space Entry Permit, dsb)
  • Pelaporan dan investigasi kecelakaan
  • Rekaman pelatihan K3 dan daftar alat yang sudah diuji

Dokumen ini bukan sekadar formalitas, tetapi bukti komitmen terhadap keselamatan dan menjadi penentu saat audit atau pemeriksaan pengawas Ketenagakerjaan.

Jumlah ideal Ahli K3 tergantung pada beberapa faktor kunci: ukuran perusahaan, kompleksitas risiko, dan jenis industri. Berdasarkan best practice internasional dan rekomendasi dari Kemnaker, formulasi dasarnya adalah:

  • Industri berisiko tinggi: 1 Ahli K3 Umum untuk setiap 50-100 karyawan
  • Industri berisiko menengah: 1 Ahli K3 Umum untuk setiap 150-200 karyawan
  • Industri berisiko rendah: 1 Ahli K3 Umum untuk setiap 300-500 karyawan

Selain Ahli K3 Umum, perusahaan juga perlu mempertimbangkan kebutuhan Ahli K3 Spesialis sesuai karakteristik operasional, seperti Ahli K3 Kimia untuk industri petrokimia, Ahli K3 Listrik untuk industri energi, atau Ahli K3 Konstruksi untuk proyek pembangunan.

Untuk perusahaan multi-lokasi, setiap site operasional idealnya memiliki minimal 1 Ahli K3 yang didukung oleh tim safety officer. Data menunjukkan perusahaan dengan rasio Ahli K3:karyawan optimal mengalami 37% lebih sedikit insiden dibandingkan perusahaan yang kekurangan personel K3.

Pastikan Alat & Operator Perusahaan Anda Berizin Resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Surat Ijin Alat & Operator