Pengukuran efektivitas K3 seharusnya melampaui traditional lagging indicators seperti angka kecelakaan. Berikut parameter pengukuran komprehensif berbasis balanced scorecard K3:
- Leading Indicators:
- Persentase penyelesaian hazard report (target >90%)
- Tingkat partisipasi safety observation (ideal 1 observasi/karyawan/bulan)
- Persentase penyelesaian safety inspection findings (target >85%)
- Safety training completion rate (minimal 95%)
- Process Indicators:
- Kualitas risk assessment (menggunakan maturity assessment tool)
- Efektivitas safety meeting (menggunakan quality scoring)
- Tingkat implementasi rekomendasi audit (target >80%)
- Cultural Indicators:
- Safety climate survey score (skala 1-10)
- Management safety walkthrough completion (minimal 1x/bulan/manager)
- Safety suggestion rate per karyawan
Implementasikan Safety Performance Index (SPI) yang mengintegrasikan semua indikator dengan pembobotan berdasarkan konteks industri. Untuk keberhasilan jangka panjang, gunakan leading indicators sebagai basis KPI dengan bobot minimal 60% dan sisanya lagging indicators.